ELTV SATU || KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menegaskan pentingnya akurasi dan validitas data dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Kuningan di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuningan Urip Sugeng Santoso, Sekretaris Daerah, para pejabat eselon II, kepala perangkat daerah, serta 1.036 petugas sensus yang akan diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Kuningan yang telah mempersiapkan pelaksanaan sensus secara matang. Menurutnya, apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol kesiapan seluruh petugas dalam menyukseskan agenda statistik nasional yang sangat strategis.
“Data yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi rujukan pembangunan selama sepuluh tahun ke depan. Karena itu, setiap informasi yang dikumpulkan harus benar, akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Dian.
Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam pendataan dapat berdampak besar terhadap arah pembangunan daerah. Kebijakan pemerintah, kata dia, tidak boleh dibangun berdasarkan asumsi atau perkiraan, melainkan harus berlandaskan data yang valid.
“Kalau datanya salah, maka tafsirnya juga salah. Jika tafsirnya salah, kebijakan pembangunan bisa melenceng dari kondisi yang sebenarnya. Karena itu saya titip, jangan ada data yang diisi berdasarkan perkiraan. Semua harus berdasarkan fakta di lapangan,” ujarnya.
Menurut Dian, hasil Sensus Ekonomi akan menjadi dasar penting dalam menentukan prioritas pembangunan, pengembangan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan terhadap data ekonomi yang akurat semakin tinggi, terutama saat pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan investor.


















