Melihat besarnya minat masyarakat, ORADO Kabupaten Kuningan juga membuka kesempatan bagi komunitas maupun klub-klub domino di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan untuk bergabung sebagai anggota resmi organisasi.
“Kami mengajak seluruh komunitas dan klub domino yang ada di Kabupaten Kuningan untuk bergabung bersama ORADO. Ke depan kami akan menyebarkan informasi dan mekanisme pendaftaran agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah,” jelasnya.
Menurut Rais, Porpemdes III bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mencari bibit-bibit atlet yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
ORADO sendiri memiliki beberapa kategori pertandingan, yaitu kategori junior untuk atlet usia di bawah 18 tahun, kategori senior untuk usia 18 tahun ke atas, serta kategori wanita yang memberikan ruang bagi atlet perempuan untuk berprestasi.
Ia menambahkan, cabang olahraga domino telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia dan rutin dipertandingkan pada kejuaraan tingkat nasional. Oleh karena itu, ORADO Kabupaten Kuningan optimistis mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah di tingkat regional maupun nasional.
Mengakhiri keterangannya, Rais menegaskan komitmen ORADO untuk mengubah stigma masyarakat terhadap permainan domino menjadi olahraga yang mengedepankan strategi, konsentrasi, kecerdasan, dan sportivitas.
“Sesuai tagline kami, ‘ORADO Memintarkan Indonesia’, kami ingin membuktikan bahwa domino adalah olahraga intelektual yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi serta mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.(Heryanto)


















