Dalam prosesnya, Vina berangkat ke China untuk menikah. Namun perjalanan tersebut justru berujung pada situasi yang membahayakan keselamatannya.
Sebelumnya, Vina tiba kembali di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Maret 2026 dan diantar oleh ayah mertuanya dari China. Setibanya di Tanah Air, ia menunjukkan gejala kecemasan berulang sehingga harus menjalani terapi pemulihan di Rumah Aman Provinsi Jawa Barat.
Setelah menjalani proses pemulihan tersebut, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon kemudian menjemput Vina untuk dipulangkan dan diserahkan kepada keluarganya.
Fitri menegaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus memberikan pendampingan kepada Vina guna memastikan kondisi psikologisnya pulih secara bertahap.
“Penjemputan ini kami lakukan untuk memastikan Vina dapat kembali ke keluarganya dengan aman serta mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya. (SYAHRIL)












