ELTV SATU || KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai mendorong penataan ruang publik di tingkat desa dan kecamatan agar lebih nyaman, terang, serta dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, mengungkapkan, pada tahap awal terdapat dua desa dan satu kawasan alun-alun Kecamatan Cigugur yang mendapatkan dukungan anggaran untuk penataan halaman atau taman desa.
Menurut Putu, konsep penataan tersebut diarahkan untuk menghidupkan kawasan sekitar bale desa sehingga tidak hanya berfungsi sebagai halaman kantor pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Konsepnya penataan halaman. Kita menyediakan lampu dan tempat-tempat duduk,” ujar Putu.
Ia menjelaskan, keberadaan penerangan dan fasilitas sederhana tersebut diharapkan mampu membuat kawasan desa lebih hidup setelah waktu magrib hingga malam hari. Selama ini, sejumlah halaman bale desa maupun ruang publik di desa cenderung gelap dan minim aktivitas setelah malam tiba.
Dengan adanya penataan, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang nyaman untuk berkumpul, beraktivitas, maupun menikmati kuliner dan kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
“Kalau setelah magrib atau isya, desa biasanya gelap. Sekarang kita isi dengan lampu-lampu di setiap bale desa dan tamannya,” jelasnya.
Putu menyebutkan, anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp300 juta untuk masing-masing desa penerima program. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung penataan kawasan, terutama penerangan dan fasilitas tempat duduk.
Program tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terlebih, beberapa kawasan di wilayah Cigugur mulai berkembang dan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin ramai.


















