GOR di Gersik nantinya tidak hanya menjadi tempat latihan. Fasilitas itu juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas pembinaan dan kompetisi, termasuk pengembangan talenta muda melalui sistem liga.
“Kami akan banyak melakukan aktivitas di sana, kerja sama dengan owner venue untuk pembinaan, latihan dan kompetisi. Harapannya talenta terbaik bisa diasah dan dilahirkan melalui liga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan dapat dimulai dari jenjang pelajar apabila pengembangan melalui klub maupun akademi masih menghadapi keterbatasan.
“Kalau kita memiliki kesulitan di klub ataupun akademi, kita bisa memulai dari liga pelajar untuk sekolah,” tandasnya.
Dengan hadirnya venue baru tersebut, kebutuhan fasilitas futsal berstandar internasional di Kuningan perlahan mulai terjawab. Pemerintah daerah dan pihak swasta diharapkan terus memperkuat kolaborasi agar perkembangan futsal tidak berhenti pada pembangunan sarana, tetapi berlanjut pada lahirnya atlet-atlet berprestasi.(Heryanto)

















