Ia juga menegaskan kesiapan PGRI Kramatmulya untuk terus mendukung program-program Dinas Pendidikan, terutama dalam peningkatan kompetensi guru di lapangan.
“Sebagai mitra pemerintah, kami akan terus bersinergi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru dituntut semakin profesional, apalagi di tengah perkembangan zaman dan teknologi,” katanya.
Saat ini, anggota PGRI Kramatmulya tercatat sekitar 600 guru, mulai dari jenjang TK hingga SMP/MTs. Uus menekankan bahwa PGRI menjadi rumah besar bagi para pendidik lintas jenjang tanpa sekat.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Suprida, menyebut Halal Bihalal sebagai agenda rutin tahunan yang memiliki makna penting dalam menjaga kebersamaan dan kekompakan antarguru.
“Yang utama tentu silaturahmi, saling memaafkan, dan saling mendukung. Harapannya, ini berdampak pada peningkatan kinerja guru di sekolah,” ujarnya.
Menurut Suprida, PGRI harus terus hadir sebagai organisasi yang melindungi dan mengayomi guru agar para pendidik dapat bekerja dengan nyaman, tenang, dan fokus pada peningkatan mutu pembelajaran.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan itu juga diisi dengan penyampaian informasi organisasi, program kerja, perkembangan perjuangan PGRI, hingga informasi kedinasan dari Dinas Pendidikan.
Suprida menegaskan, sinergi antara PGRI, Dinas Pendidikan, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan harus terus diperkuat, terutama untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital.
“Guru harus terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kuningan, Surya, turut mengingatkan para guru agar terus meningkatkan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Melalui kegiatan ini, Halal Bihalal PGRI Kramatmulya diharapkan tak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga menjadi energi baru untuk mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Kuningan.(Heryanto)


















