Sementara itu, Nur Aisah, Guru SMPN 1 Patrol, menyampaikan, momentum Hardiknas menjadi pengingat bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Harapannya, pendidikan di Indramayu makin berkualitas dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Hal senada disampaikan Ayu Wandirah, siswi SMAN 1 Sindang yang mengaku semakin termotivasi untuk belajar lebih giat dan berharap pendidikan di Indonesia makin maju dan memberikan ruang bagi pelajar untuk berkembang, berprestasi, serta meraih cita-cita.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, juga diumumkan daftar peraih penghargaan dari berbagai kategori. Pada lomba beberes sekolah jenjang TK, TK Aisyiyah Bustanul Athfal meraih juara 1. Pada jenjang SD, SDN Sukahati meraih juara 1, kemudian untuk jenjang SMP, SMPN 1 Terisi meraih juara 1.
Selain itu, penghargaan inisiator diberikan kepada Muhammad Zhafran Al Fatih dari SDN 1 Bojongsari sebagai Juara 1 Kejuaraan Taekwondo Merdeka Championship I (Poomase Super Cadet B Individu), Adeeva Afseen Mysha Firoos dari SDN 2 Jatibarang sebagai delegasi Indonesia dalam ajang Melayu Day sekaligus performer terbaik 5 negara silang budaya 2025, serta Athalia Aerilyn Noeryn dari SDN 1 Karangampel Kidul sebagai Penari Topeng Terbaik Samba dan Kelana 2025 di Bandung.
Penghargaan juga diberikan kepada Eti Rukmiati, S.Pd.SD dari SDN 1 Karangampel sebagai inisiator peduli lingkungan melalui program setiap hari Jumat siswa membawa sampah ke rumah masing-masing. Ana Rohdiana, M.Pd. dari SMPN 4 Sindang yang meraih penghargaan tingkat internasional dari SEAMEO dan Japan ESD Award atas inovasi sekolah berjudul “Petualangan di Hutan Mangrove”.
Sementara itu, Khairul Isma Arif, S.Pd selaku Kuwu Desa Krasak Kecamatan Jatibarang sebagai inisiator peduli pendidikan dengan program ruang belajar, Marsya Azani Zaenuniam dari SMP 2 Sindang sebagai Duta Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta Sarah Bolushi Sya’ban El Mahdi dari SMA Negeri 1 Indramayu sebagai Juara 1 Lomba Tari Kreasi Nusantara Tingkat Nasional di Anjungan Riau TMII Jakarta.
Penghargaan sebagai Guru Pejuang Pendidikan yang diberikan oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia juga diserahkan kepada Anas dari SMK Negeri 1 Krangkeng, Arie Wahyuni dari SMP Negeri 1 Losarang, Hariyono dari SD Negeri 3 Kalianyar, Hata Sagita dari SDN 2 Lempuyang, Mardiani dari SMP Negeri 1 Lohbener, serta Widya Agustin dari SMP Negeri 1 Krangkeng. (Bd)












