ELTV SATU || KUNINGAN – Semangat kebersamaan dan transformasi koperasi menjadi kekuatan ekonomi modern mengemuka dalam Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Kuningan yang digelar di GOR Ewangga, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, jajaran Forkopimda, Kepala Diskopdagperin, Dekopinda, pengurus koperasi, pelaku UMKM, perbankan, BUMD, serta ratusan insan koperasi.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sejarah koperasi Indonesia oleh Kabid Diklat Dekopinda Kabupaten Kuningan, Dr. H. Tatang Sujata, S.E., M.Si. Ia mengulas perjalanan panjang koperasi sejak dirintis Raden Aria Wiriaatmadja pada 1896 hingga berkembang menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional.
Menurutnya, koperasi lahir sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan, gotong royong, dan demokrasi ekonomi sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Setelah Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya pada 12 Juli 1947 menetapkan Hari Koperasi Indonesia, koperasi terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.
“Tantangan koperasi saat ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga mampu beradaptasi dengan era digital melalui peningkatan kualitas SDM, tata kelola yang profesional, transparan, dan kolaborasi dengan berbagai sektor ekonomi,” ujar Tatang.
Sementara itu, Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan H.Toni Kusmanto,AP ,,M.Si,, menyampaikan bahwa peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat gerakan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Ia mengungkapkan, rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 telah diisi berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial, penilaian koperasi berprestasi, koperasi siswa, edukasi “Go to School”, lomba esai dan konten kreatif bertema koperasi, donor darah, bazar UMKM, hingga pemberian penghargaan kepada koperasi dan tokoh koperasi berprestasi.


















