“Kami ingin meningkatkan literasi perkoperasian, terutama di kalangan generasi muda agar semakin banyak yang tertarik berkoperasi. Koperasi harus menjadi organisasi ekonomi yang sehat, profesional, modern, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga menegaskan seluruh rangkaian kegiatan terselenggara berkat semangat swadaya gerakan koperasi bersama dukungan berbagai mitra, termasuk perbankan, BUMD, dan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi dari kuatnya budaya gotong royong dan semangat masyarakat dalam bekerja sama.
“Daerah yang maju bukan hanya memiliki gedung tinggi atau jalan yang bagus, tetapi masyarakatnya memiliki semangat gotong royong, saling membantu, dan mampu membangun kolaborasi. Nilai-nilai itulah yang hidup dalam koperasi,” tegas Bupati.
Ia menilai koperasi tetap relevan di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan zaman karena mengajarkan kebersamaan, pemerataan kesejahteraan, serta memperkuat ekonomi rakyat.
Menurut Dian, koperasi saat ini harus meninggalkan stigma sebagai organisasi yang lambat dan kuno. Sebaliknya, koperasi harus tampil sebagai lembaga ekonomi modern yang memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran elektronik, analisis data, hingga kecerdasan buatan untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Bupati juga mendukung penuh program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatan, memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, dan meningkatkan pemasaran produk lokal.
Ia mengajak seluruh insan koperasi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan generasi muda untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun koperasi yang profesional, transparan, inovatif, dan berdaya saing.
Di tengah gempuran teknologi informasi dan perubahan peradaban, koperasi masih sangat relevan karena mengajarkan kolaborasi. Tidak ada keberhasilan besar yang diraih sendirian. Semua membutuhkan kerja sama. Semangat itulah yang harus terus kita hidupkan,” ujar Dian.
Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Kuningan menjadi momentum mempertegas komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat menuju Kabupaten Kuningan yang semakin maju dan sejahtera.(Heryanto)


















