Yang menjadi perhatian pada peringatan tahun ini adalah upaya menghadirkan program Rutilahu sebagai bentuk kepedulian nyata gerakan koperasi kepada masyarakat kurang mampu.
“Semangatnya adalah dari koperasi, oleh koperasi, dan untuk koperasi. Pemerintah hanya memfasilitasi dan mengoordinasikan. Sumber pendanaan diharapkan berasal dari gotong royong gerakan koperasi dengan dukungan dunia usaha maupun perbankan,” jelasnya.
Menurutnya, konsep Rutilahu yang sedang disiapkan bukan sekadar perbaikan ringan, melainkan renovasi rumah secara menyeluruh agar benar-benar memberikan manfaat bagi penerima. Namun karena membutuhkan anggaran yang cukup besar, pelaksanaannya masih dalam tahap pematangan dan penggalangan dukungan.
“Kami terus berupaya hingga batas waktu yang tersedia. Apabila belum dapat direalisasikan pada rangkaian Hari Koperasi tahun ini, program Rutilahu tetap menjadi komitmen gerakan koperasi dan akan diwujudkan setelah dukungan pendanaannya terpenuhi,” tegas Tri Guna.
Usai pelaksanaan di tingkat kabupaten, rangkaian Hari Koperasi akan berlanjut pada peringatan tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung pada 30 Juli 2026.
Sementara itu, Hari Koperasi tingkat nasional telah diperingati pada 12 Juli 2026 dan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten Kuningan turut berpartisipasi dengan mengirimkan 50 perwakilan gerakan koperasi sesuai kuota yang diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.(Heryanto)


















