“Penanaman pohon adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Kuningan memiliki potensi kerawanan bencana seperti banjir dan tanah longsor, sehingga upaya penghijauan menjadi langkah konkret dalam menjaga keseimbangan alam.
“Melalui kegiatan ini, kita berupaya memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus meminimalisir risiko bencana,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran aktif Persit yang tidak hanya mendampingi prajurit, tetapi juga berkontribusi sebagai motor penggerak dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.
Momentum HUT ke-80 Persit, lanjutnya, menjadi bukti bahwa organisasi tersebut semakin matang dan berperan nyata di tengah masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, melainkan turut bertanggung jawab dalam merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam.
“Kita harus memastikan pohon-pohon ini tumbuh dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan di masa depan,” tegasnya.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.(Heryanto)


















