Sementara itu, Boy, prajurit asal Medan berusia 22 tahun, mengaku memiliki pengalaman berbeda sebelum bergabung dengan TNI. Ia sempat bekerja selama dua tahun setelah lulus sekolah, sebelum akhirnya mendaftar dan lulus sebagai Tamtama pada tahun 2025.
“Kami satu letting,” ujar Boy, menegaskan kebersamaannya dengan Ardan sebagai rekan seangkatan.
Dalam kesempatan tersebut, Boy juga menyampaikan kekagumannya terhadap kondisi alam dan suasana Kuningan yang dinilainya nyaman dan menyegarkan.
“Suasananya enak, segar. Tempat wisata juga banyak, terutama wisata alam seperti curug. Jadi kalau ingin berwisata, banyak pilihan,” ungkapnya.
Ia berharap Kabupaten Kuningan dapat terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun para pendatang.
“Harapan saya semoga Kuningan semakin maju ke depannya,” tambahnya.
Program Gerakan Jum’at Bersepeda yang diikuti unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta aparat TNI ini tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga mempererat sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan di daerah.
Kesan positif dari para prajurit muda tersebut menjadi cerminan bahwa Kabupaten Kuningan tidak hanya memiliki potensi wisata alam yang melimpah, tetapi juga mampu menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman bagi para personel yang bertugas.(Heryanto)


















