Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata pemerintah agar masyarakat tetap tenang memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Suasana hangat terlihat saat Wabup berdialog langsung dengan para ibu rumah tangga yang tengah berbelanja. Senyum warga menjadi bukti program tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kalau dapur rakyat aman, hati masyarakat juga akan tenang,” katanya.
Selain membantu menjaga daya beli masyarakat, program ini juga menjadi langkah pengendalian inflasi daerah agar harga kebutuhan pokok tetap stabil hingga ke tingkat desa menjelang Idul Adha.
Pada kesempatan itu, Wabup Tuti turut menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Petani bukan hanya penanam padi, tetapi penjaga ketahanan negeri,” tegasnya.
Melalui Gerakan Pangan Murah “Padaringan”, Pemkab Kuningan berharap masyarakat semakin terbantu, kebutuhan pangan tetap terjangkau, dan semangat kebersamaan antara pemerintah dan rakyat terus terjaga.(Heryanto)


















