Ia menjelaskan, Jembatan Garuda Tahap V Tahun 2026 memiliki panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3 meter. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung harapan masyarakat. Mobilitas warga menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian dan perkebunan semakin lancar, serta akses menuju sekolah, layanan kesehatan, dan berbagai aktivitas sosial menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman,” ungkap Dandim.
Ia menegaskan, Kodim 0615/Kuningan akan terus mendukung program-program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui peran aparat teritorial yang selalu hadir di tengah-tengah warga.
Program Pembangunan Jembatan Garuda sendiri merupakan program nasional hasil sinergi Pemerintah bersama TNI Angkatan Darat yang bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat di daerah, memperlancar distribusi hasil produksi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Dengan diresmikannya Jembatan Garuda di Desa Cibuntu, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan efisien. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi penggerak pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.(Heryanto)


















