Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa olahraga domino memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Turnamen tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan orado kepada masyarakat lebih luas.
Dani menyebut, dirinya sempat mengikuti pertandingan pada babak sebelumnya. Namun, ia harus mengakui keunggulan lawan setelah hanya menjalani satu kali pertandingan.
“Kemarin cuma satu kali, saya langsung kalah poin. Tapi enggak apa-apa,” katanya.
Meski belum berhasil melaju lebih jauh, Dani tetap mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga olahraga orado semakin dikenal dan diminati masyarakat.
“Terima kasih,” pungkasnya.(Heryanto)

















