Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
NasionalNews

Launching SPPG MI Al Ihya Cihaur, Wabup Kuningan: Anak-Anak Harus Dapat Makanan Terbaik

120
×

Launching SPPG MI Al Ihya Cihaur, Wabup Kuningan: Anak-Anak Harus Dapat Makanan Terbaik

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU |||KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kolaborasi dengan masyarakat dan lembaga swasta. Salah satunya ditandai dengan launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan MI Al Ihya Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Senin (6/4/2026).

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., unsur Forkopimcam, tenaga kesehatan, kepala satuan pendidikan, tokoh masyarakat, serta pengelola Yayasan Bani Umar Karsa Umroniyah sebagai pihak yang menginisiasi operasional dapur pelayanan gizi tersebut.

Baca Juga :  BNPB: 174 Korban Meninggal pada Bencana Hidrometeorologi di Sumut, Aceh, dan Sumbar

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kehadiran dapur SPPG bukan sekadar fasilitas distribusi makanan, melainkan bagian dari upaya nyata membangun kualitas generasi masa depan melalui pemenuhan gizi yang baik sejak dini.

“Setiap piring makan bergizi gratis yang diberikan kepada anak-anak harus disiapkan dengan keikhlasan, perhatian, dan tanggung jawab penuh. Sebab yang kita layani hari ini bukan hanya peserta didik, tetapi juga masa depan bangsa,” ujar Tuti.

Baca Juga :  Launching Perdana Dapur MBG SPPG Cigugur di SMP Yos Sudarso

Ia menyebut, untuk tahap awal, kapasitas layanan dapur SPPG ini mulai berjalan dengan 544 porsi, sebagai bagian dari pelaksanaan bertahap sebelum pengembangan kapasitas layanan yang lebih luas.

Menurutnya, program makanan bergizi gratis harus dijaga tidak hanya dari sisi distribusi, tetapi juga dari mutu, kebersihan, ketepatan waktu, serta kualitas bahan pangan yang digunakan.
“Jangan sampai anak-anak menerima makanan yang sekadar ada, tetapi tidak memenuhi kualitas terbaik. Ini amanah besar, karena menyangkut tumbuh kembang dan kesehatan mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Dikasih Bungkusan di Sawah, Tahu-Tahu Sudah Dekat Laut Pacitan” — Kisah Hilangnya Parmo Bikin Warga Ragawacana Geger

Wakil Bupati juga mendorong seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, sekolah, guru, hingga warga sekitar untuk ikut mengawasi pelaksanaan program agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin