“Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap kepedulian terhadap kebersihan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana. Ketika dilakukan bersama-sama, pekerjaan menjadi lebih ringan dan rasa kebersamaannya juga semakin kuat,” katanya.
Pemerintah Desa Linggamekar menyambut positif keterlibatan mahasiswa KKN dan KPM dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas lembaga pendidikan dan pemerintahan desa dinilai menjadi langkah positif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
Kegiatan Opsih juga menjadi bagian dari upaya menjadikan lingkungan Bale Desa tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga fasilitas dan lingkungan bersama.
Melalui aksi gotong royong tersebut, Pemerintah Desa Linggamekar bersama mahasiswa berharap budaya menjaga kebersihan dapat terus berlanjut setelah program KKN dan KPM selesai.
Sebab, kebersihan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun mahasiswa, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat. Dari lingkungan yang bersih, diharapkan tumbuh kehidupan desa yang lebih sehat, asri, nyaman dan memiliki semangat kebersamaan yang semakin kuat.(Heryanto)


















