MPA kini diperkuat sekitar 1.076 anggota yang tersebar di sejumlah desa penyangga Ciremai, Kuningan dan Majalengka. Selain pencegahan, kelompok ini juga aktif dalam konservasi serta pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan.
Camat Pasawahan Asep Dudi Riyadi mengapresiasi keterlibatan masyarakat. Menurutnya, MPA menjadi kekuatan penting dalam menjaga hutan, mengingat pemerintah memiliki keterbatasan untuk menjangkau seluruh wilayah secara cepat.
Sepanjang 2026, MPA telah dua kali terlibat dalam penanganan karhutla di Pasawahan, yakni di Desa Padabeunghar pada 21 Juli dan Blok Cirendang pada 16–17 Agustus. Kebakaran Agustus dilaporkan mencapai sekitar 30 hektare dengan sejumlah titik api.
Dengan dukungan peralatan seperti water jet shooter, kendaraan pengangkut air dan perlengkapan pemadaman lainnya, MPA Silihwangi Majakuning menegaskan kesiapan menjadi garda terdepan bersama pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mencegah meluasnya karhutla di lereng Ciremai.(Heryanto)

















