Nuzul juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pendataan peserta kegiatan masih terdapat kekurangan. Menurutnya, tidak ada perlakuan berbeda terhadap wartawan karena seluruh insan pers memiliki kedudukan yang sama sebagai mitra DPRD.
Pada kesempatan itu, ia turut memberikan apresiasi kepada enam wartawan Kabupaten Kuningan yang baru dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sebagai bentuk peningkatan kualitas dan profesionalisme insan pers.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pemberitaan dengan mengedepankan prinsip 5W+1H, verifikasi, keberimbangan informasi, serta menghindari praktik trial by the press agar produk jurnalistik tetap menjunjung tinggi etika dan Undang-Undang Pers.
“Mari kita terus menjaga komunikasi yang sehat. Wartawan tetap kritis, tetapi juga profesional, objektif, dan bertanggung jawab sehingga demokrasi di Kabupaten Kuningan tumbuh semakin dewasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani membacakan sambutan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar yang berhalangan hadir karena mempersiapkan agenda Kuningan Summit di Jakarta.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Kuningan atas terselenggaranya forum yang dinilai mampu mempertemukan pemerintah, legislatif, dan insan pers dalam suasana terbuka, hangat, dan penuh rasa saling menghormati.
Ia mengibaratkan komunikasi sebagai sebuah jembatan yang menghubungkan harapan masyarakat dengan kebijakan pemerintah, fakta dengan solusi, serta perbedaan menjadi kekuatan bersama.
Pers adalah mitra strategis pembangunan. Kritik yang lahir dari niat baik bukan ancaman, melainkan vitamin bagi demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin berkualitas,” demikian kutipan sambutan Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa membangun Kabupaten Kuningan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi legislatif, media, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak menjadikan komunikasi sebagai budaya, kolaborasi sebagai kekuatan, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai kompas dalam mewujudkan visi Kuningan Melesat.
“Kuningan yang kita cita-citakan tidak dibangun oleh suara yang paling keras, tetapi oleh hati yang mau mendengar, serta langkah-langkah yang berjalan bersama menuju tujuan yang sama,” pesan Bupati.
Kegiatan berlangsung dalam suasana santai, penuh kekeluargaan, dan diwarnai diskusi ringan antara wartawan dengan pimpinan DPRD maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi fondasi semakin kuatnya kemitraan antara media, legislatif, dan pemerintah dalam menghadirkan informasi yang sehat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.(Heryanto)


















