
Pangdam menekankan agar setiap prajurit TNI tidak bersikap pasif. Personel TNI diminta selalu siaga serta hadir secara proaktif membantu warga di daerah binaannya masing-masing.
“Prajurit harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Jangan menunggu masyarakat mengalami kesulitan baru kita datang. Bangun komunikasi dan sinergi dengan Pemda, Polri, serta seluruh komponen masyarakat. Lihat, dengar, dan pahami persoalan mereka, lalu berikan solusi,” tegasnya.
Selain kesiapsiagaan bencana, instruksi ini mencakup kedisiplinan harian internal, mulai dari penghematan penggunaan air di lingkungan satuan hingga kepatuhan berkendara di jalan raya untuk menekan angka kecelakaan.
Kegiatan upacara ini turut dipimpin oleh Danramil 1707/Cikijing Kapten Cba Cucun Sudirja sebagai Komandan Upacara, serta Pasi Pers Dim 0617/Majalengka Kapten Inf Nana Rusmana sebagai Perwira Upacara. Jalannya upacara berlangsung khidmat diiringi pembacaan UUD 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, dan Prasetya Korpri. (Pendim_0617/VC)

















