Kemitraan tersebut meliputi pengembangan co-branding dengan menjadikan Mountoya sebagai official drinking water sektor pariwisata Kabupaten Kuningan, optimalisasi distribusi melalui jaringan pemasaran PDAU, hingga peningkatan kualitas produk melalui program pelatihan dan penguatan standar mutu.
Sementara itu, kerja sama dengan PT. Polaris Multiservis Paramita difokuskan pada pengembangan dan optimalisasi pengelolaan dua destinasi wisata unggulan daerah, yakni Leuweung Monyet Cibeureum dan Balong Dalem.
Pengembangan kawasan wisata tersebut diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui prioritas tenaga kerja lokal serta penyediaan ruang usaha bagi para pelaku UMKM.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Kuningan, Rinekawiati Soelaeman menambahkan, kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat kesehatan keuangan PDAU melalui dukungan investasi dan dana partisipasi awal dari para mitra usaha.
Menurutnya, penandatanganan dua MoU tersebut menjadi penanda semakin sehat dan berkembangnya PDAU Kabupaten Kuningan sebagai lokomotif ekonomi daerah.
“Harapan besarnya, PDAU mampu menjadi ruang tumbuh bagi UMKM, industri lokal, petani, hingga sektor pariwisata, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, para asisten daerah, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kepala Disporapar, Kepala Diskopdagperin, Kepala Diskominfo, serta jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PDAU Kabupaten Kuningan.(Heryanto)


















