Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keberadaan dan penggunaan penyertaan modal BUMDes yang sebelumnya disebut berasal dari Dana Desa. Termasuk mengenai besaran modal yang telah disalurkan, penggunaannya, perkembangan unit usaha, serta status aset berupa bangunan ruko yang kini digunakan untuk keperluan lain.
Untuk memperoleh klarifikasi, awak media ELTV telah berupaya menghubungi dan meminta konfirmasi kepada Kepala Desa Kagok pada 25 Juni 2026. Konfirmasi tersebut berkaitan dengan pengelolaan BUMDes, penyertaan modal, kondisi unit usaha, serta penggunaan bangunan ruko yang disebut sebagai fasilitas BUMDes.
Hingga berita ini ditayangkan pada 10 Agustus 2026, Pemerintah Desa Kagok belum memberikan keterangan resmi kepada ELTV terkait informasi tersebut.
ELTV tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Desa Kagok serta pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan atas informasi yang diberitakan.(VC)

















