Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi P3-TGAI di Desa Karangasem Blok Ludoyong, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Dikeluhkan Petani

17
×

Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi P3-TGAI di Desa Karangasem Blok Ludoyong, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Dikeluhkan Petani

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Tahun Anggaran: 2026.

Namun, pelaksanaan program tersebut diduga rentan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab demi meraih keuntungan pribadi. Salah satunya terjadi pada pengerjaan proyek P3-TGAI di Desa Karangasem Kecamatan Terisi Kabupaten Indramay, Jawa Barat.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Proyek yang menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah tersebut dikerjakan asal asalan. Berdasarkan temuan awak media di lokasi, fisik bangunan diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Editorial: Cermin Sosial Pengemis di Depan Toko

Sejumlah kejanggalan dan penyimpangan teknis ditemukan di lokasi pengerjaan, antara lain.

Dugaan pelanggaran pada proyek P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) seperti pasangan batu dalam kondisi aliran air yang menggenang, dan cara adukannya tidak pakai mesin molen, serta pengabaian K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sering disorot karena menurunkan mutu bangunan tersebut akan mempercepat kerusakan fisik, dan membahayakan keselamatan pekerja di lapangan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Kadipaten Turun Tangan Padamkan Kebakaran Kantor KUA Panyingkiran Majalengka

Proses pemasangan batu dan adonan semen dilakukan dalam kondisi aliran air yang menggenang. Hal ini dinilai sangat menurunkan mutu adonan semen serta memengaruhi kekuatan fisik saluran irigasi.

Kondisi pekerjaan yang terkesan asal-jadi ini diduga akibat lemahnya fungsi pengawasan di lapangan. Saat media melakukan pemantauan dilapangan selasa (4/8/2026) langsung banyak kejangalan saat pemasangan batu aliran air yang menggenang dan cara adukannya tidak pakai mesin molen serta mengabaikan pengabaian K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Baca Juga :  Di Tengah Penurunan APBD, Pemkab Majalengka Kumpulkan Dana Lebih Rp100 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur

Pengawasan di lapangan memicu para pekerja beroperasi tanpa pengarahan dan teguran teknis, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara dan mengurangi masa pakai sarana irigasi yang sangat dibutuhkan oleh warga setempat. Maka berita ini di terbitkan belum ada jawaban dari pihak proyek seperti pelaksan maupun pemborong. (Bd)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin