Proses ini menurutnya sangat penting untuk memastikan wartawan yang bertugas selalu menjalankan fungsinya.
“Pers memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demoikrasi, mitra kritis permeintah ditengah arus informasi. Pers memiliki peran edukasi, sehingga menuntut kapasistas dan integritas yang tinggi agar mampu menjalankan fungsi kontrol untuk informasi yang sehat,”terang Eman.
“Atas nema pemerintah kami ucapkan selamat datang dan terimakasih karena telah menjadikan Majalengka sebagai tempat untuk UKW,”imbuhnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Mas Adi Komar, melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) di Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan kerjasama yang rutin dilakukan dengan PWI untuk menggalar UKW merupakan salah satu komitmen pihaknya dalam menjaga keberlangsungan pers.
“UKW ini merupakan ihtiar dari pemprov jabar, tertadad media yang selalu menjadi mitra strategis,”katanya.
Hasil dari UKW 77,78 dan 79 ini kata Nidarm diharapkan memunculkan wartawan yang kompeten sehingga produk yang dihasilkan juga berkualitas.
“Pemprov Jabar selalu berkomitmen untuk menjadi partner bagi insan pers,”katanya.
Ketua Dewan Kehormatan PWI yang juga menjadi penguji dalam UKW 77,78 dan 79, Atal S Depari, mengatakan Jawa Barat merupakan daerah yang rutin menggelar UKW.
“Mudah-mudahan peserta uji kompetensi sekarang bisa dinyatakan kompeten,”tutup Atal. (ROCHELI)












