Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
NasionalNews

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Lampung hingga Sebagian Jakarta Terdampak

6
×

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Lampung hingga Sebagian Jakarta Terdampak

Sebarkan artikel ini
Foto Istimewa
Example 728x250

ELTV SATU | BANTEN – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau meluas ke sejumlah wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, material vulkanik tersebut terpantau menjangkau wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat hingga sebagian DKI Jakarta.

Berdasarkan data pemantauan per pukul 04.00 WIB, Minggu (6/9/2026), BMKG mengidentifikasi adanya dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” demikian keterangan BMKG.

Baca Juga :  Bupati Kuningan Turun Tangan, Isu Pembebasan Lahan Al-Zaytun Jadi Perhatian Serius Forkopimda

Klaster pertama terpantau menyebar dari permukaan hingga ketinggian sekitar 20 ribu kaki. Sebaran abu bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

Sementara klaster kedua terpantau berada dari permukaan hingga ketinggian sekitar 50 ribu kaki. Sebaran material vulkanik tersebut bergerak ke arah barat daya hingga barat laut.

Baca Juga :  Bupati Dian: Ribuan RTLH di Kuningan Masih Menanti Sentuhan, Percepatan BSPS Jadi Harapan Warga

Wilayah yang masuk dalam jalur sebaran klaster kedua meliputi sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sebelah barat wilayah Bengkulu, Lampung dan Banten.

Sebaran abu vulkanik ini menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama bagi warga yang berada di wilayah yang dilalui material abu. Selain berpotensi mengganggu jarak pandang, abu vulkanik juga dapat menimbulkan gangguan pernapasan apabila terpapar secara langsung.

Baca Juga :  Pemkab Kuningan Tegaskan Keberpihakan kepada Buruh pada Peringatan May Day 2026

BMKG bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau dan perkembangan arah sebaran abu vulkanik.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait. Warga juga disarankan menggunakan masker dan perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan apabila terjadi hujan abu. ( TIM REDAKSI)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin