Rana juga menyinggung bahwa sejumlah persoalan, terutama yang berkaitan dengan anggaran, bukan sepenuhnya berada dalam kendali DPRD. Karena itu, ia menilai perlu ada keterbukaan dan tanggung jawab bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berdampak pada masyarakat.
Saat disinggung mengenai persoalan tunjangan anggota dewan yang hingga kini disebut belum tuntas, Rana merespons singkat sambil memberi isyarat bahwa persoalan tersebut masih menjadi pembahasan.
Pernyataan itu dinilai mencerminkan adanya kritik internal terhadap tata kelola pemerintahan daerah, sekaligus menjadi sinyal bahwa publik menuntut kinerja yang lebih nyata dari dua lembaga tersebut.
Di tengah berbagai persoalan daerah, sorotan terhadap DPRD dan pemerintah daerah dipastikan akan terus menguat jika tidak diikuti langkah konkret yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.(Heryanto)


















