“Hari ini kami menyerahkan bantuan PIP kepada lebih dari 240 penerima. Kami ingin memastikan bantuan pendidikan ini diterima secara utuh oleh para siswa dan benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan sekolah,” katanya.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, Rokhmat Ardiyan memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul dan menekan angka stunting.
Ia juga menjelaskan pengembangan Program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, seluruh kebutuhan peserta didik akan ditanggung pemerintah, mulai dari biaya pendidikan, seragam, konsumsi, hingga perlengkapan belajar.
Di bidang infrastruktur, Rokhmat Ardiyan mengungkapkan bahwa sebelumnya telah mengawal bantuan pembangunan jalan senilai sekitar Rp15 miliar untuk wilayah Kuningan. Ia juga berkomitmen membantu penyambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu yang rumahnya belum teraliri listrik.
Rokhmat Ardiyan menegaskan bahwa reses merupakan amanat konstitusi yang harus dimanfaatkan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.
“Hari ini kami menjalankan tugas konstitusi melalui reses sekaligus membawa Program Indonesia Pintar untuk lebih dari 240 penerima. Kami juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat. Pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pemenuhan gizi menjadi investasi penting untuk masa depan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung penuh antusias. Selain menerima bantuan pendidikan, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan kebutuhan pelayanan publik yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif di tingkat nasional.(Heryanto)


















