Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi pihak sekolah. Sebab, kondisi bangunan sebelumnya dinilai kurang layak sehingga berpengaruh terhadap kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Dengan adanya rehabilitasi, pihak sekolah berharap proses pembangunan dapat diselesaikan dengan baik sehingga para siswa nantinya bisa mengikuti pembelajaran dalam suasana yang lebih nyaman, tenang, dan kondusif.
“Walaupun pembangunannya belum rampung 100 persen, kami berharap setelah selesai nanti anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan tenang. Dengan begitu, kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” katanya.
Wahda menegaskan, program revitalisasi ini menjadi dorongan positif bagi keluarga besar SDN Pinara untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pihak sekolah pun berharap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama demi menunjang kegiatan belajar mengajar dalam jangka panjang.
Bagi SDN Pinara, revitalisasi bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan langkah penting untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi para siswa.
Pihak sekolah kembali menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, Disdikbud Kabupaten Kuningan, serta Bupati Dian Rachmat Yanuar atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan. Dukungan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan hingga ke pelosok Kabupaten Kuningan.(Heryanto)

















