Selain untuk operasi hemoroid, RSUD Linggajati juga memperoleh peralatan baru untuk operasi amandel atau tonsilektomi. Teknologi tersebut juga dinilai mampu menekan rasa nyeri dan risiko perdarahan setelah tindakan operasi sehingga masa pemulihan pasien menjadi lebih cepat.
Eva menjelaskan, seluruh peralatan tersebut merupakan bagian dari bantuan DAK tahun 2026 dari pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Linggajati.
Dalam kunjungannya, Bupati Kuningan juga melihat langsung peralatan operasi yang baru serta mendengarkan pengalaman pasien yang telah menjalani tindakan menggunakan teknologi tersebut.
“Alhamdulillah, tadi Bapak sudah melihat langsung alatnya dan mendengarkan pengalaman pasien yang sudah dioperasi. Setelah dua hari menjalani operasi, respons pasien sangat bagus dan tidak ada keluhan berarti. Rasa nyerinya juga sangat minimal,” jelasnya.
Eva menegaskan, keberadaan peralatan operasi modern tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD Linggajati meningkatkan mutu pelayanan, sekaligus memberikan pilihan penanganan medis yang lebih nyaman dan efektif bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.
Bantuan peralatan dari pemerintah pusat tersebut diharapkan semakin memperkuat layanan operasi RSUD Linggajati dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(Heryanto)


















