Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 257 butir obat jenis Tramadol, 100 butir obat jenis Trihexyphenidyl, 1 buah pouch warna hitam, 5 pack plastik klip obat warna biru, 1 buah dus kecil warna cokelat, 5 buah plastik klip obat warna biru, serta 1 unit handphone merk Infinix tipe Hot 60i warna hitam yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran obat-obatan tersebut.
Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Majalengka guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran obat keras ilegal demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

















