Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Asep Z. Fauzi, mengaku tersentuh setelah menyaksikan langsung kondisi masyarakat yang dikunjungi. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan perhatian bersama, terutama penyandang disabilitas, masyarakat sakit menahun, dan keluarga dhuafa.
“Kondisi yang kami lihat hari ini menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan sosial yang harus kita selesaikan bersama. Karena itu, kepedulian tidak boleh berhenti hanya pada lembaga, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat,” katanya.
Asep juga mengajak para dermawan, para agnia, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membantu sesama melalui BAZNAS maupun berbagai kegiatan sosial lainnya.
“Kami mengajak para dermawan untuk terus berbagi rezeki dan memperkuat kepedulian kepada kaum dhuafa. Dengan kebersamaan dan gotong royong, insya Allah semakin banyak masyarakat yang dapat kita bantu sehingga mereka bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” pungkasnya.
Sinergi antara LKKS dan BAZNAS Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menginspirasi semakin banyak pihak untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian sekecil apa pun diyakini dapat menjadi harapan besar bagi warga difabel, kaum dhuafa, dan keluarga kurang mampu yang sedang berjuang menghadapi keterbatasan hidup.(Heryanto)


















