Ditekankan pula, Perumdam harus menyeimbangkan dua fungsi utama: sebagai badan usaha yang sehat sekaligus penyelenggara pelayanan publik yang responsif. Tanggapan cepat terhadap keluhan warga, keandalan distribusi, serta dukungan terhadap pengembangan kawasan industri dan investasi menjadi prioritas yang harus dijalankan secara beriringan.
Sementara itu, Direktur yang baru menjabat menyampaikan kesiapannya untuk bergerak cepat. “Arahan Bapak Bupati menjadi panduan kami. Kami akan merangkul seluruh elemen pegawai, menyatukan langkah, dan mewujudkan pelayanan air bersih yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Majalengka,” tegas Sri Rahayu Damayanti.
Dengan terpimpinnya kepemimpinan baru ini, Perumdam Tirta Bhakti Raharja diharapkan semakin kokoh sebagai penyangga pelayanan dasar masyarakat sekaligus mitra strategis dalam mendorong kemajuan Kabupaten Majalengka menuju Majalengka Langkung Sae.(VC)

















