Aip menilai peningkatan penghimpunan juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan kesadaran jajaran ASN Dinas Kesehatan.
“Sosialisasi bisa kami laksanakan dengan lebih masif juga karena dukungan Bupati dan kesadaran dari jajaran ASN Dinkes,” katanya.
Baznas Kuningan berharap tren peningkatan tersebut dapat terus berlanjut. Sebab, semakin optimal dana zakat yang dihimpun, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dana zakat yang dikelola Baznas, lanjut Aip, di antaranya dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, baik berupa bantuan biaya pengobatan maupun bantuan sosial lainnya.
Karena itu, ia mengapresiasi para pegawai Dinas Kesehatan yang telah menunaikan zakat maupun berinfak. Peningkatan penghimpunan di lingkungan Dinkes diharapkan dapat menjadi pemicu bagi organisasi perangkat daerah lainnya untuk semakin mengoptimalkan zakat dan infak ASN.
Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi kewajiban personal ASN, tetapi juga dapat menjadi kekuatan sosial untuk memperluas manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.”(Heryanto)

















