“Bagaimanapun, kita tidak mungkin berdiri seperti sekarang tanpa perjuangan para pendahulu. Mereka telah meletakkan pondasi bagi perjalanan Kabupaten Kuningan,” ujar Tuti.
Menurutnya, mengenang sejarah juga berarti menghargai perjuangan para pendiri dan pemimpin terdahulu. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
“Jangan melupakan akar sejarah. Dengan mengenal dan mengingat perjuangan para pendahulu, kita bisa lebih memahami dari mana kita berasal dan ke mana Kabupaten Kuningan akan kita bawa,” katanya.
Ziarah tersebut turut didampingi sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Kadiskanak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasdim 0615/Kuningan Mayor Inf. Saefudin, S.IP., mewakili Dandim 0615/Kuningan, Kepala Dinas KB, Direktur RSUD Linggajati, staf ahli, Kabag Keuangan, Camat Kramatmulya beserta jajaran, serta Kepala Desa Cikaso.
Momentum Hari Jadi Kuningan ke-528 pun menjadi kesempatan untuk menundukkan kepala, mengenang mereka yang telah mendahului, sekaligus melanjutkan cita-cita dan pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu demi Kuningan yang semakin maju.
“Mengenang yang telah berjasa, menjaga akar sejarah, dan melanjutkan perjuangan untuk masa depan Kuningan.”(Heryanto)


















