ELTV SATU || KUNINGAN — Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) KORPRI Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Kerja (Raker) I Tahun 2026, Jumat (8/5/2026), sebagai momentum memperkuat soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN), mendorong reformasi birokrasi, serta menyusun langkah strategis organisasi menuju Kuningan Melesat.

Kegiatan yang berlangsung di De’ Joll Pool Family Billiard & Cafe itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, pengurus KORPRI tingkat kabupaten dan kecamatan, unsur Forkopimda, pimpinan BUMD dan perbankan, hingga organisasi pendamping seperti PKK dan Dharma Wanita Persatuan.
Ketua Panitia Raker I KORPRI Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Irsan Fajar, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada hasil Musyawarah Kabupaten KORPRI periode 2025–2030 serta Keputusan Munas KORPRI ke-8 Tahun 2015 tentang AD/ART KORPRI.
Menurutnya, rapat kerja menjadi sarana menyamakan persepsi antar pengurus, menyusun strategi program kerja tahun 2026, sekaligus merumuskan rekomendasi guna mendukung pembangunan daerah.
“Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan soliditas ASN melalui KORPRI agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Raker mengusung tema “ASN Bersatu, KORPRI Kuat Menyatu, Mewujudkan Kuningan Melesat.” Dari total 111 undangan, sebanyak 81 peserta hadir atau sekitar 72,9 persen.
Sementara itu, Ketua DPK KORPRI Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, menegaskan KORPRI harus menjadi garda terdepan reformasi birokrasi di tengah tuntutan perubahan sistem pemerintahan yang semakin cepat dan adaptif.
“ASN dituntut berubah secara struktural agar lebih sederhana namun cepat, serta memiliki pola pikir yang adaptif, produktif, inovatif, dan kompetitif. KORPRI harus menjadi garda terdepan dalam reformasi birokrasi,” katanya.


















