ELTV SATU || KUNINGAN — Misteri hilangnya Parmo (48), warga Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, akhirnya terungkap setelah ia ditemukan selamat di wilayah Pacitan, Jawa Timur. Namun, kisah perjalanan Parmo selama menghilang justru memunculkan cerita ganjil yang membuat warga penasaran.

Kronologi tersebut disampaikan langsung oleh Uri Sanuhri selaku pihak keluarga kepada media ELTVSATU di Balai Desa Ragawacana, Jumat (8/5/2026).
Menurut Uri, Parmo awalnya hilang pada Minggu, 3 Mei 2026, saat sedang melakukan aktivitas rutin mencari rumput atau ngarit di area persawahan Desa Ragawacana.
“Terakhir terlihat sedang ngarit di sawah seperti biasa,” ujar Uri.
Namun, di tengah aktivitasnya itu, Parmo disebut mengalami peristiwa aneh. Ia mengaku didatangi seseorang yang memberinya sebuah bungkusan misterius.
“Katanya ada orang memberi bungkusan. Setelah itu pandangannya langsung kosong, seperti blank dan tidak sadar apa-apa,” ungkap Uri menirukan pengakuan Parmo.
Saat terakhir berada di sawah, Parmo diketahui hanya mengenakan sarung, kaos, dan sandal jepit.
Pencarian Berhari-hari Tak Membuahkan Hasil
Sejak dinyatakan hilang, keluarga bersama warga dan aparat setempat melakukan pencarian ke berbagai lokasi di sekitar area persawahan hingga aliran sungai. Namun selama beberapa hari, keberadaan Parmo tidak ditemukan.
Kasus tersebut bahkan sempat menghebohkan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial karena muncul berbagai dugaan terkait hilangnya Parmo secara misterius.
“Tersadar Sudah Berada di Pacitan.”
Keanehan semakin terasa ketika pada Rabu, 6 Mei 2026, keluarga mendapat kabar bahwa Parmo berada di Pacitan, Jawa Timur, tepatnya di daerah perbatasan Wonogiri dekat kawasan laut selatan.


















