Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNasionalNews

Dari Kuningan untuk Indonesia, Dengan Kerja Kita Maknai Kemerdekaan

102
×

Dari Kuningan untuk Indonesia, Dengan Kerja Kita Maknai Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengajak seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar sebagai momentum mengenang sejarah, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat pengabdian dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Dian saat menjadi inspektur upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Mashud Wisnu Saputra, Kabupaten Kuningan, Senin (17/8/2026).

Dalam amanatnya, Bupati Dian menegaskan bahwa kemerdekaan bukanlah sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap 17 Agustus. Menurutnya, kemerdekaan merupakan pekerjaan yang tidak pernah selesai dan harus terus diisi oleh setiap generasi.

Baca Juga :  Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Sungai Cibuaya, Polres Majalengka Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan.

“Hari ini kita tidak sedang sekadar memperingati sebuah tanggal, kita sedang mengukur kembali arti kemerdekaan dalam diri kita. Kemerdekaan adalah pekerjaan yang tidak pernah selesai,” tegasnya.

Ia menyampaikan, para pendiri bangsa telah berhasil membebaskan Indonesia dari penjajahan. Namun, generasi saat ini menghadapi tantangan dalam bentuk yang berbeda, seperti kemiskinan, keterbatasan pendidikan, ketidakberdayaan ekonomi, ketimpangan kesempatan, kerusakan lingkungan hingga pola pikir yang membuat masyarakat merasa tidak mampu mengubah keadaan.

Baca Juga :  Bupati Majalengka Sambut Groundbreaking Industri di KIEM, Dorong Ekonomi Daerah

Karena itu, lanjut Bupati, mengisi kemerdekaan tidak semata-mata diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi yang lebih penting adalah memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan meningkatkan kualitas kehidupannya.

“Jalan yang baik penting, gedung pemerintahan yang baik penting, infrastruktur yang maju penting, investasi dan pertumbuhan ekonomi juga penting. Tetapi ukuran paling jujur dari pembangunan bukan seberapa tinggi bangunan yang kita dirikan, melainkan seberapa tinggi kehidupan masyarakat dapat kita angkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kades Pasindangan Belum Menjawab Soal Dugaan Pemanfaatan Air Sungai Tanpa Izin

“Kuningan Melesat, Bergerak Bersama.”

Bupati Dian kemudian menegaskan bahwa visi Kuningan Melesat, yakni Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh, bukan sekadar rangkaian kata dalam dokumen perencanaan pembangunan.

Menurutnya, makna “Melesat” adalah bergerak maju dengan membawa sebanyak mungkin masyarakat bersama-sama.
“Melesat bukan berarti berlari meninggalkan siapa pun. Melesat berarti bergerak maju dengan membawa sebanyak mungkin masyarakat bersama kita,” katanya.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin