ELTV SATU || KUNINGAN – Laga final Piala Bupati Cup 2026 di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kabupaten Kuningan, Selasa (1/9/2026), berlangsung penuh drama. Kesebelasan Luragung yang berstatus sebagai juara bertahan kembali menunjukkan mental juaranya setelah menundukkan Ciawigebang melalui drama adu penalti.

Pertandingan yang mempertemukan dua tim terbaik tersebut berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil all out dan saling melancarkan serangan demi serangan.

Luragung akhirnya mampu membuka keunggulan 1-0 pada babak pertama. Keunggulan tersebut membuat pertandingan semakin menarik karena Ciawigebang terus berupaya mengejar ketertinggalan.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin tinggi. Jual beli serangan terjadi hampir sepanjang babak. Ciawigebang yang tidak ingin menyerah akhirnya berhasil mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 1-1. Karena kedua tim bermain imbang dalam waktu normal, penentuan juara harus dilakukan melalui drama adu penalti.

Pada babak tos-tosan tersebut, Luragung tampil lebih tenang. Dari lima eksekutor, Luragung mampu mencetak empat gol, sementara Ciawigebang hanya mampu memasukkan dua bola ke gawang.

Luragung pun memastikan kemenangan dengan skor akhir 1-1 (4-2) melalui adu penalti, atau secara agregat 5-3, sekaligus mempertahankan gelar juara Piala Bupati Cup 2026.

Kemenangan tersebut disambut meriah para pemain, official, dan pendukung Luragung yang memadati Stadion Mashud Wisnu Saputra.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, yang hadir menyaksikan partai final, mengapresiasi antusiasme masyarakat Kuningan terhadap penyelenggaraan Bupati Cup 2026.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi modal penting untuk terus membangun prestasi olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Kuningan.

















