Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
NewsPendidikan

Dari Konten Kreator ke Kepala Sekolah, Rika Mudrika Gagas SDN Margabakti Jadi Sekolah Wisata RIMBA

50
×

Dari Konten Kreator ke Kepala Sekolah, Rika Mudrika Gagas SDN Margabakti Jadi Sekolah Wisata RIMBA

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – Kreativitas tidak selalu berhenti di balik layar. Bagi Rika Mudrikah,S.Pd.,M.Pd., kreativitas justru menjadi modal untuk membawa perubahan di lingkungan pendidikan. Sosok yang dikenal aktif membuat konten kreatif tersebut kini mengemban amanah sebagai Kepala SD Negeri Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan.

Baru sekitar dua bulan menjabat, Rika langsung mencetuskan sebuah gagasan yang menjadi identitas baru sekolah, yakni “Sekolah Menuju Sekolah Wisata RIMBA.”

Saat ditemui eltvsatu.com di ruang kerjanya, Rabu (9/9/2026), Rika menjelaskan bahwa konsep RIMBA lahir dari upaya melihat potensi dan aset yang dimiliki SDN Margabakti. Sekolah tersebut berada di kawasan dengan lingkungan alam yang masih asri dan dikelilingi suasana hutan Desa Margabakti.

Baca Juga :  Bupati Imron Hadiri Pelantikan SMSI Cirebon, Dorong Sinergi Media dan Pemda

“Setiap kepala sekolah ketika datang ke sekolah baru pasti melihat aset yang dimiliki. Aset SD Margabakti adalah alam yang indah. Dari situlah muncul ide menjadikan RIMBA sebagai branding sekaligus jati diri sekolah,” ujar Rika.

Menurutnya, RIMBA bukan sekadar nama, melainkan sebuah konsep yang memiliki makna. RIMBA merupakan akronim dari Religius, Indah Margabakti, Budaya, dan Alam.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Komando Operasi Khusus AS

Dari konsep tersebut kemudian lahir visi Sekolah Menuju Sekolah Wisata RIMBA, yakni menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga memanfaatkan potensi alam sekitar sebagai bagian dari proses pendidikan.

“Tujuannya, sekolah nantinya menjadi tempat belajar yang bisa menikmati dan memanfaatkan alam sekitar untuk seluruh warga sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Publik, Polresta Cirebon Gelar Layanan SIMKAR di Wilayah Hukumnya

Konsep tersebut pun mulai diperkenalkan kepada seluruh siswa dan tenaga pendidik. Bahkan, Rika menyebut identitas RIMBA mulai menjadi bagian dari keseharian sekolah.

Para siswa disebut sebagai “Pelajar RIMBA”, sedangkan tenaga pendidik diberi identitas “Pasukan RIMBA.”
“Semua siswa sudah tahu mereka adalah Pelajar RIMBA. Kalau tenaga pendidiknya disebut Pasukan RIMBA. Jadi RIMBA sudah sangat melekat. Anak-anak memahami bahwa mereka adalah anak hutan yang harus terus bersemangat untuk belajar,” ungkapnya.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin