Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

48 Desa Blankspot di Kuningan Tuntas, Kini Pemkab Kejar Penguatan Sinyal Lemah

122
×

48 Desa Blankspot di Kuningan Tuntas, Kini Pemkab Kejar Penguatan Sinyal Lemah

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU ||| KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan persoalan blankspot sinyal seluler di 48 desa telah tuntas. Capaian itu menjadi tonggak penting dalam pemerataan konektivitas digital, terutama bagi wilayah pelosok yang selama ini kesulitan mengakses layanan komunikasi dan internet.

Penuntasan itu ditandai dengan kegiatan monitoring pemasangan perangkat sektoral makro di Desa Gunung Aci dan Desa Situ Gede, Kecamatan Subang, Selasa (8/4/2026), yang menjadi bagian akhir dari program pemerataan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kuningan.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan, pemerintah daerah menyebut seluruh desa yang sebelumnya tidak terjangkau sinyal kini telah mulai terlayani jaringan komunikasi.

Baca Juga :  Wapimred Patroli 88 Suprianto: Media Harus Menjadi Cermin yang Bening, Bukan Cermin yang Buram

Kepala Bidang Infrastruktur TIK Diskominfo Kabupaten Kuningan, Heri Juheri, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bertahap yang telah dimulai sejak 2018, melalui pendataan wilayah, koordinasi dengan provider, hingga penguatan infrastruktur di lapangan.
“Pada tahun 2018 terdapat 48 desa yang benar-benar blankspot. Padahal akses komunikasi dan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat, baik untuk pelayanan publik, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup Tuti Apresiasi Kreativitas Mahasiswa Uniku, Luminexus 2026 Jadi Ruang Inovasi Generasi Muda Kuningan

Ia menjelaskan, perangkat jaringan di wilayah Desa Gunung Aci sebenarnya telah dipasang sejak 13 Maret 2026, sebelum Hari Raya Idulfitri. Namun, monitoring bersama baru dilaksanakan usai Lebaran untuk memastikan perangkat berjalan optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Menurut Heri, perangkat yang saat ini terpasang masih bersifat sementara sambil menunggu pengembangan infrastruktur yang lebih permanen, termasuk pembangunan menara telekomunikasi.

Baca Juga :  BBM Naik, LPG 3 Kg Harus Tepat Sasaran: Kadiskopdagperin Kuningan Minta Masyarakat Bijak Berbelanja dan Beli Gas di Pangkalan Resmi

“Walaupun masih sementara, layanan komunikasi sudah mulai bisa dirasakan masyarakat. Ini merupakan hasil kolaborasi antara Diskominfo, Telkomsel, dan pemerintah desa,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan penanganan blankspot ini tidak menggunakan anggaran APBD, melainkan melalui pola kolaborasi lintas pihak untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang secara geografis cukup menantang.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin