Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Audiensi Warga dan Pemdes Parung Bahas Surat Anonim, Dorong Transparansi dan Komunikasi yang Lebih Baik

245
×

Audiensi Warga dan Pemdes Parung Bahas Surat Anonim, Dorong Transparansi dan Komunikasi yang Lebih Baik

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Menurut warga, keberadaan tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menjaga suasana tetap kondusif sekaligus membantu mencari jalan keluar melalui pendekatan yang persuasif dan kekeluargaan.

Audiensi juga membahas surat balasan Pemerintah Desa Parung yang mencantumkan persyaratan izin dari Intelkam terkait pelaksanaan audiensi. Dalam pandangan warga, hal tersebut merupakan kekeliruan karena Intelkam bukan lembaga yang memberikan izin terhadap pelaksanaan audiensi masyarakat dengan pemerintah desa. Mekanisme yang berlaku lebih kepada pemberitahuan dan koordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca Juga :  Danramil Talaga Hadiri Kegiatan Mitembeyan Ngadegna Kutaraja Walangsuji dan Doa Bersama di Situs Walangsuji, Majalengka

Selain itu, warga mempertanyakan penggunaan istilah “hoaks” dalam surat balasan pemerintah desa. Menurut mereka, karena perkara masih dalam tahap penyelidikan, belum terdapat keputusan hukum yang menyatakan informasi tersebut benar maupun tidak benar secara definitif.

Warga juga menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan akan menempuh langkah hukum maupun upaya administratif apabila ditemukan dugaan pembatasan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau tindakan yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  Satpol PP Hentikan Pembangunan di Bundaran Cijoho, Bangunan Disegel Karena Belum Kantongi Legalitas Lengkap

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Parung dan Sekretaris Desa menyatakan komitmen untuk mempertanggungjawabkan seluruh pernyataan yang telah disampaikan kepada masyarakat. Keduanya juga menyatakan siap menerima konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku apabila di kemudian hari ditemukan fakta yang berbeda dengan pernyataan yang disampaikan dalam forum audiensi.

Zainul Fikri menegaskan bahwa audiensi ini bukan bertujuan menghakimi pihak tertentu, melainkan menjadi ruang untuk memperoleh kejelasan informasi, memperkuat transparansi, serta mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang akuntabel.

Baca Juga :  Perlintasan Tanpa Palang Makan Korban, Truk Air Dihantam KA Menoreh di Gebang

“Kami berharap pertemuan ini menjadi awal terciptanya komunikasi yang lebih baik antara masyarakat dan pemerintah desa. Semua persoalan sebaiknya diselesaikan melalui dialog, keterbukaan, dan semangat menjaga kondusivitas bersama,” ujarnya.

Audiensi tersebut ditutup dengan harapan agar hubungan antara masyarakat dan Pemerintah Desa Parung semakin harmonis serta mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan bertanggung jawab.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin