ELTV SATU || KUNINGAN – Kegiatan bakti sosial percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi keluarga berisiko stunting digelar di Gedung Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si., serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan, H. Apip Ropi’i,Camat Cigugur Yono Romansyah,Rumah Zakat,Kepala Kelurahan,Pegadaian,IBI serta IDI.
Dalam keterangannya pasca acara Dr. Dadi Ahmad Roswandi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kuningan.
“Hari ini di Kecamatan Cigugur, BKKBN Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Ikatan Remaja Masjid (Irma) Jawa Barat, dan juga Pegadaian melaksanakan aksi bakti sosial. Kegiatannya meliputi pelayanan Keluarga Berencana (KB) serta edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk mencegah stunting,” ujarnya.
Menurutnya, angka stunting di Kabupaten Kuningan masih tergolong tinggi dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Barat, sehingga diperlukan langkah pencegahan dari hulu, terutama kepada ibu hamil dan ibu menyusui.
“Pencegahan dimulai dari keluarga. Edukasi tentang pola makan sehat, pola asuh anak, dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi sangat penting agar anak terhindar dari stunting,” katanya.


















