Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS yang dinilainya konsisten membantu masyarakat kecil melalui program-program kemanusiaan.
Dalam sambutannya yang hangat dan penuh humor, Bupati menegaskan bahwa di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus media sosial, kepedulian sosial serta semangat gotong royong harus tetap dijaga.
“Yang saya banggakan hari ini bukan sekadar pembagian sembako atau makan bersama, tetapi tumbuhnya rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Ini yang harus terus kita pelihara di Kabupaten Kuningan,” ujar Dian.
Ia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang hidup dalam keterbatasan, mulai dari rumah tidak layak huni hingga warga yang kesulitan berobat dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kadang kita melihat gedung megah, kantor bagus, tetapi di sisi lain masih ada warga yang rumahnya hampir roboh, ada orang tua yang terlantar dan belum makan. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tuturnya.
Bupati juga mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Menurutnya, kebahagiaan sejati lahir saat seseorang mampu menghadirkan senyum bagi orang lain.
“Ketika kita memberi lalu melihat orang lain tersenyum bahagia, di situlah letak kebahagiaan yang sesungguhnya. Nilai-nilai seperti ini jangan sampai hilang oleh perkembangan zaman,” ucapnya.
Kegiatan “Baznas Berbagi Kebahagiaan Bersama Mualaf” berlangsung penuh keakraban. Selain pembagian bantuan sosial dan pengobatan gratis, para peserta juga diajak makan bersama dalam suasana kekeluargaan.
Program tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial serta membangun kepedulian terhadap kaum dhuafa, mustahik, dan para mualaf di Kabupaten Kuningan.(Heryanto)
















