Ia berharap, melalui komunikasi dan lobi berkelanjutan kepada pemerintah pusat, keseluruhan pembangunan JLTS dapat dituntaskan dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan.
“Kalau ini terwujud, kawasan Kuningan Selatan akan semakin terbuka. Aktivitas ekonomi tumbuh, mobilitas masyarakat lebih mudah, dan akses antarwilayah semakin lancar,” katanya.
Dian juga menggambarkan JLTS sebagai infrastruktur yang memiliki potensi lebih dari sekadar jalur transportasi. Dengan konstruksi empat lajur, lintasan perbukitan, serta sejumlah jembatan panjang, jalan tersebut diproyeksikan menghadirkan panorama alam yang menarik.
“Jalannya akan sangat indah, melewati perbukitan dan dilengkapi jembatan panjang. Bahkan, bukan tidak mungkin menjadi destinasi wisata baru yang tidak kalah menarik dari jalur yang sudah ada,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap percepatan pembangunan JLTS dapat menjadi pengungkit pemerataan pembangunan, membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah Kuningan Selatan.(Heryanto)

















