Ia menjelaskan, penanganan perbaikan rumah akan diupayakan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT), sesuai ketentuan yang berlaku. Pemkab Kuningan berkomitmen agar warga yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya mengalami kerusakan parah dapat segera kembali menempati hunian yang layak.
Bupati juga menegaskan, penanganan bencana dilakukan melalui sinergi lintas sektor, termasuk bersama Kapolres Kuningan dan jajaran terkait. Prioritas utama saat ini adalah memastikan kebutuhan darurat warga terpenuhi sekaligus mempercepat pemulihan rumah yang rusak berat.
“Kasihan masyarakat, ada rumah yang kondisinya sampai habis diterjang angin puting beliung. Kita akan berupaya agar tujuh rumah yang rusak berat bisa segera dibangun kembali. Mohon doa agar prosesnya berjalan lancar,” ujarnya.
Langkah tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Pemkab Kuningan berharap bantuan tanggap darurat dan rencana renovasi dapat meringankan beban korban sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak.(Heryanto)

















