ELTV SATU lll Indramayu- Peringatan Harganas menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun generasi unggul di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Tahun ini, Harganas mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Tema ini menekankan pentingnya kehadiran ayah dalam keluarga, baik secara fisik maupun emosional.
Tema “Ayah Wajib Hadir” sendiri menjadi payung narasi kampanye Harganas 2026. Dalam tema tersebut, ayah tidak hanya dipandang sebagai pencari nafkah, tetapi juga figur yang hadir mendampingi anak, memberikan rasa aman, menjadi teladan, serta terlibat aktif dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, saat membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji.
Suwenda menegaskan, keluarga merupakan benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, serta pesatnya perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, Indonesia saat ini tengah memasuki masa bonus demografi yang menjadi peluang strategis untuk mendorong kemajuan bangsa.
Namun, tambahnya, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila didukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.
“Penguatan kesehatan, pendidikan karakter, ketahanan mental, pencegahan stunting, serta pola pengasuhan yang berkualitas merupakan investasi penting untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Suwenda saat menjadi inspektur upacara Peringatan ke-33 Harganas di Diskominfo Indramayu, Senin (29/6/2026).












