Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Digitalisasi Aset Kuningan Dibidik Jadi Mesin PAD, Bukan Sekadar Data

25
×

Digitalisasi Aset Kuningan Dibidik Jadi Mesin PAD, Bukan Sekadar Data

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai mengubah cara pandang terhadap pengelolaan aset daerah. Digitalisasi tidak lagi sekadar menjadi sarana pencatatan barang milik daerah, tetapi diarahkan untuk mengamankan, mengendalikan, sekaligus mengoptimalkan aset agar mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, Deden Kurniawan, AKS, SE, M.Si, CFr.A, QRMP, seusai kegiatan “Digitalisasi Aset Daerah: Strategi Modernisasi Pengelolaan Aset di Era Digital” di Aula Bank bjb, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga :  Sinergitas TNI-Polri, Dandim 0617/Majalengka Meriahkan Senam Bersama HUT Bhayangkara ke-79

Deden menegaskan, transformasi digital harus diikuti perubahan budaya dalam mengelola kekayaan milik pemerintah daerah.

“Bukan hanya mendigitalisasi aset, tapi membangun budaya baru mengelola kekayaan daerah. Dari yang tadinya hanya memiliki menjadi optimal, dari mencatat menjadi mengendalikan, dan dari menjaga menjadi menciptakan nilai,” tegasnya.

Menurut Deden, pencatatan aset tidak boleh berhenti pada pemenuhan kewajiban administrasi. Data yang telah terdokumentasi harus menjadi dasar dalam menentukan strategi pemanfaatan aset.

Baca Juga :  Viralnya Menu MBG di Medsos,Kepala SPPG Nanggerang Buka Suara

“Jangan hanya gugur kewajiban mencatat, mencatat, mencatat. Bagaimana dari pencatatan itu bisa menghasilkan PAD,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, BPKAD menilai diperlukan sejumlah prasyarat, mulai dari perubahan pola pikir aparatur, peningkatan kompetensi, ketersediaan data yang akurat hingga kepastian hukum dan pengamanan aset.

Karena itu, kegiatan digitalisasi dikemas tidak hanya dalam bentuk sosialisasi kepada perangkat daerah. BPKAD juga mendorong peningkatan literasi melalui webinar serta pengamanan aset melalui koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Baca Juga :  Bupati Majalengka, H. Eman Suherman Menyambut Baik Program Untuk Meningkatkan Kesehatan Generasi Muda, Menuju Indonesia Emas

“Ini mudah-mudahan menjadi paket lengkap untuk membangun budaya baru digitalisasi aset di Kabupaten Kuningan,” kata Deden.

Aset Daerah Dibuka untuk Pemanfaatan Masyarakat

Salah satu terobosan yang disiapkan adalah membuka peluang pemanfaatan tanah dan bangunan milik pemerintah daerah melalui sistem digital.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin