Proses evakuasi berlangsung cepat dan penuh kehati-hatian. Sekitar pukul 09.00 WIB, jenazah korban berhasil dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kuningan, TNI, Polri, Basarnas, Damkar, aparat desa dan kecamatan, hingga relawan dan masyarakat yang turut bahu-membahu dalam proses pencarian.
Musibah ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di aliran sungai, terutama saat kondisi arus tidak bersahabat. Duka mendalam kini dirasakan keluarga dan warga sekitar, yang kehilangan sosok muda di usia yang masih penuh harapan.
Operasi pencarian resmi ditutup setelah korban ditemukan, meninggalkan luka dan pelajaran berharga bagi semua pihak.(Heryanto)


















