ELTV SATU || KUNINGAN – Kondisi armada pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Kuningan menjadi perhatian serius di tengah tingginya kejadian kebakaran yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dari total enam unit mobil Damkar yang tersedia, saat ini hanya dua unit yang masih dapat berfungsi secara optimal.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar seusai menghadiri upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Mashud Wisnu Saputra, Senin (17/8/2026).
Bupati mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), khususnya jajaran yang menangani pemadam kebakaran, untuk berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) terkait upaya perbaikan armada.
“Dari enam unit, hanya dua yang berfungsi. Saya sudah instruksikan Kasat Pol PP untuk berkonsultasi dengan BPKPD karena memang keterbatasan anggaran. Jadi perbaikannya akan dilakukan secara bertahap,” ujar Dian.
Menurutnya, sebagian armada Damkar yang dimiliki Pemkab Kuningan sudah berusia cukup tua. Bahkan, terdapat kendaraan yang telah digunakan sejak 2008 sehingga membutuhkan perawatan dan perbaikan menyeluruh.
“Mobil-mobil ini sudah lama. Ada yang tahun 2008, sudah puluhan tahun. Alhamdulillah masih ada yang bisa berjalan dengan baik, tetapi beberapa memang harus segera kita overhaul,” katanya.


















