Bupati mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, agar berbagai program sosial dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Perempuan adalah mitra sejajar dalam pembangunan. Harus diberi ruang yang setara untuk berkontribusi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan buku karyanya berjudul Jejak Hati sebagai bentuk refleksi dan inspirasi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua GOW Kuningan, Rini Sujiyanti, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, khususnya dalam peningkatan kapasitas ekonomi dan peran sosial.
“Semangat Kartini harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar seremoni,” katanya.
Peringatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.(Heryanto)


















